OJK, LPS, dan BPS Pastikan Kualitas Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026

Screenshot 20260211 162551 Gallery

Anggito menegaskan, LPS akan terus mendukung dan berharap ke depan dapat
menjangkau lebih banyak lagi responden, serta bersama OJK dapat membuat
kebijakan yang lebih baik lagi berdasarkan survei ini.

Pada kesempatan yang sama, Amalia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang sangat produktif antara BPS, OJK, dan LPS, yang pada 2026 telah memperluas jumlah responden hingga ke tingkat provinsi.

“Oleh sebab itulah pada tahun 2026 ini kolaborasi diperluas dengan LPS, sehingga
jumlah sampel kita tambah menjadi 75.000, nanti kita bisa menghasilkan Indeks
Literasi dan Indukusi Keuangan sampai dengan tingkat provinsi di 38 provinsi seIndonesia,” kata Amalia.

Amalia mengimbau masyarakat untuk bersedia dan terbuka saat menerima petugas pendataan, sebab kesediaan dan keterbukaan responden merupakan bagian penting dari kualitas pendataan.

Ia menyampaikan bahwa kerahasiaan jawaban serta keamanan data pribadi responden sangat dijaga dan dilindungi sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku.

Proses SNLIK



Exit mobile version