Selain sektor layanan publik, Bank NTT kini tengah mengarahkan fokus pada pengembangan bisnis di sektor ketahanan pangan dan hilirisasi produk unggulan daerah. Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya sendiri.
“Ke depan, Bank NTT akan fokus pada sektor-sektor strategis seperti ketahanan pangan dan hilirisasi produk unggulan lokal. Ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Yohanes.
Langkah ini mendapat respons positif dari anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTT yang mengapresiasi keseriusan Bank NTT dalam menjawab tantangan pembangunan daerah melalui pendekatan digital dan berbasis potensi lokal.
Sementara itu, peningkatan layanan digital Bank NTT juga diharapkan dapat mendongkrak performa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan memperluas akses keuangan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Bank NTT disebut semakin siap bertransformasi menjadi bank modern daerah yang tidak hanya kuat secara finansial, tapi juga relevan dengan kebutuhan zaman.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
