Terobosan-terobosan yang disampaikan Penjabat Wali Kota disambut baik dan mendapat dukungan positif dari para pimpinan lembaga keagamaan. Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang menilai kondisi Kota Kupang saat ini sudah mulai baik, karena itu upaya pembangunan harus dilanjutkan. Namun dia mengingatkan agar dalam menjalankan tugasnya Penjabat Wali Kota harus memperlakukan semua orang sebagai saudara dan saudari, supaya kerukunan tetap terjalin dan Kota Kupang bisa terus maju. Tentang kebersihan, Uskup menyarankan pengembangan eko enzim yang memanfaatkan limbah rumah tangga seperti sisa makanan dan sayuran, yang dapat diolah menjadi cairan pembersih rumah tangga alami, antiseptik alami, menghilangkan bau tidak sedap dan mengolah limbah air. Selain soal kebersihan Uskup juga memberi catatan tentang perbaikan jalan-jalan lingkungan untuk mempermudah akses transportasi warga.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad MS memastikan dukungan penuh atas program-program terobosan yang sedang diperjuangkan oleh Penjabat Wali Kota Kupang. Bahkan menurutnya pihaknya sudah meneruskan informasi dan imbauan Penjabat Wali Kota Kupang tentang penanganan sampah dan stunting kepada Imam-Imam Masjid untuk diumumkan kepada jemaah sebelum sholat Jumat dimulai. Senada dengan Penjabat Wali Kota Kupang, Ketua MUI juga mengakui kebersihan di pasar harus menjadi prioritas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
