Selain itu, Media Center berfungsi menyampaikan imbauan terkait pengendalian dan pencegahan bencana kepada masyarakat. Kehadiran pusat informasi tersebut sekaligus menjadi upaya pemerintah menangkal penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Informasi mengenai kebencanaan, kata Joachim, akan merujuk pada sumber-sumber resmi dan kredibel, termasuk informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Kita juga memberikan informasi dan imbauan terkait pengendalian serta pencegahan bencana. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap berita hoaks, tetapi mengacu pada informasi yang valid dari sumber kredibel seperti BNPB dan BMKG,” ujarnya.
Tak hanya menjadi pusat penyampaian informasi, Media Center juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, keluhan maupun kebutuhan yang muncul selama masa penanganan pascagempa.
Masyarakat Nagekeo, kata Joachim, dapat menyampaikan informasi terkait kebutuhan mendesak, seperti pangan, tenda, air bersih, maupun persoalan lain yang muncul akibat gempa, termasuk laporan mengenai kerugian dan dampak yang dirasakan warga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
