“Kami akan mewawancarai petani termasuk juga yang menghasilkan komoditas-komoditas unggulan dari berbagai sektor. Kami nantinya akan menyebarkan kuesioner untuk bisa melihat sejauh mana rantau pasok sampai ke pemasaran” papar Dosen Bio Manajemen ITB ini.
Yohanes Adrian Biku Pia salah satu peserta tim berharap dukungan penuh dari pemerintah dan semua stakeholder agar pelaksanaan pengambilan data berikut wawancara lapangan berjalan lancar.
Sebab, menurut Yohanes, dalam pelaksanaanya nanti, Tim akan ditugaskan untuk melakukan survei pengambilan data serta menyusun rencana pengembangan kawasan transmigrasi, karena output yang akan hasilkan nanti akan berupa rekomendasi.
“Kami minta dukungan dalam bentuk penyediaan data-data sekunder sehingga kami bisa melakukan analisis dengan baik” pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Nagekeo Petrus Aurelius Assan menyampaikan, kawasan Transmigrasi Mbay di Kabupaten Nagekeo merupakan salah satu kawasan strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah berbasis pemerataan dan pemberdayaan masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












