Pemkot Kupang Diharapkan Lebih Memperhatikan Kebutuhan Warga Disabilitas

20190715 190336

“Khusus berkaitan dengan kepentingan pendidikan bagi kelompok Disabilitas hanya 0,05 persen. Itupun buat kepentingan program Bimbingan Teknik menajemen guru inklusif dengan sumber dana dari belanja langsung sebesar Rp 61.861.000 atau 0,05 persen dari total belanjalangsung, atau 0.02 persen dari total alokasi anggaran pendidikan, dan/atau 0.005 persen dari total
dari total belanja Dinas Pendidikan sebesar Rp 360.231.209.160 dari total APBD Kota Kupang”, jelas Vinsen

Hasil penelusuran dokumen APBD Kota Kupang pada sector kesehatan, baik Dinas Kesehatan maupun Rumah Sakit Umum Daerah SK Leryk, tidak ditemukan program dan kegiatan menyebutkan secara khusus belanja bagi kelompok Disabilitas.

Problematikan Kelompok DIsabilitas di Kota Kupang

Secara umum, warga Disabilitas di Kota Kupang mengalami berbagai hambatan dalam mengakses pendidikan dan kesehatan di kota Kupang. Selama ini, sarana-prasarana pendidikan yang ada, belum aksesibel terhadap Penyandang Disabilitas (ramah disabilitas) sehingga konsep pendidikan inklusif.



Exit mobile version