“Selama ini kan hanya mengandalkan gravitasi, kalau bantu dengan pompa dorong mampu melayani sampai Maropokot bahkan Nangadhero” katanya.
Deny yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Direktur BLUD SPAM Kabupaten Nagekeo juga tidak menampik jika selama setahun terakhir warga selalu mengeluh akan layanan air bersih. Alasan mengapa selama ini air terkadang macet, itu karena aktivitas pengolahan air di WTP tidak berfungsi akibat proyek pembangunan infrastruktur irigasi.
“Terkait dengan air ini selama ini macet itu karena tahun kemarin itu karena dari WTP tidak produksi ada pekerjaan rehabilitasi bendung sebab air yang mengalir di Kali Aesesa itu tidak lagi dibendung, sehingga tidak bisa diolah” katanya.
Sementara itu, menyangkut persoalan yang sempat menuai polemik di media sosial dalam sepekan terakhir terkait meteran, Ia mengatakan bahwa informasi yang menyebut BLUD SPAM mencabut meteran kemudian dijual itu keliru. Meteran yang dicabut dari warga lantaran tidak pernah membayar iuran sesuai ketentuan waktu berlaku, sehingga BLUD SPAM wajib untuk mencabut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
