Usai ibadat, warga Desa Wekeke ini melakukan perjamuan bersama dilokasi pekuburan sebagai simbol kebersamaan masyarakat bersama para arwah yang dipercayai merupakan pelindung dan pemberi berkat.
Toko intelektual Herminus Seran, A. Md., berharap agar kebiasaan peringatan hari Arwah di Desa Wekeke ini harus dipertahankan terus menerus sehingga menjadi contoh bagi generasi muda penerus budaya di Desa ini.
” Saya secara pribadi sangat mengharapkan agar kebiasaan peringati moment hari arwah tanggal 2 November ini terus dipertahankan karena sejauh ini saya melihat bahwa di Desa kita ini, masih kokoh dari dulu sampai sekarang selalu merayakan hari arwah ini dengan kompak dan penuh kekeluargaan”.Tutur Herminus.
Reporter: Herry Metak
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
