Berangkat dari penolakan dari masyarakat seperti masyarakat adat di Waesanong, Manggarai Barat karena dinilai merusak lingkungan, termasuk sumber air, hutan, danau, dan potensi gempa bumi., juga penolakan terjadi di Poco Leok oleh masyarakat adat karena dinilai proyek tersebut telah membunuh kehidupan Masyarakat Adat karena tanah yang menjadi sumber kehidupan telah dirusak oleh pemerintah. Masih banyak riak-riak di tempat lain yang sejauh ini sudah menjadi tuntutan kepada pemerintah untuk segera merealisasikan tuntutan publik tersebut.
Pemerintah pusat melalui Mentri ESDM, mari melakukan pertobatan dengan lingkungan. Jangan mementingkan sebuah kepentingan yang diperuntukan hanya untuk pundi-pundi buat Negara lalu masyarakat menjadi korban.
Keadilan Sosial Bagi yang Miskin
Pada September 2024, tingkat kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan data BPS NTT sebesar 19,02%. Jumlah penduduk miskin di NTT pada bulan tersebut sebanyak 1,11 juta jiwa. Dengan angka kemiskinan yang ada bukan menjadi Geothermal sebagai solusi, masyarakat NTT terkhusnya di titik-titik lokasi Geothermal yang telah beroperasi maupun dalam tahap perencanaan. Hampir sebagian besar masyarakat dihimpit oleh masalah kemiskinan yang mana proyek tersebut justru menimbulkan fenomena miskin bertambah, kenapa? Karena kehadiran proyek geothermal yang bisa merusak lingkungan termasuk hasil pertanian seperti kesuburan tanah yang menurun drastis, efek penguapan gas yang merusak daun-daun dan batang tanaman pertanian serta lokasi pertanian yang berkurang karena telah dikooptase oleh Negara serta gejala kerusakan lain yang perlu ditinjau oleh pemerintah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
