Pesan Refleksi Bupati Don di HUT ke-17 Kabupaten Nagekeo

Reporter : Sevrin Editor: Redaksi
1702041693405
Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, Photo dok: FlobamoraNews

“Lebih dari itu aktraksi (tinju) ini mengajarkan kepada kita bahwa kita adalah makhluk tertinggi ciptaan Tuhan yang punya kemampuan di atas jauh dari primata, kita punya kesadaran untuk segera merajut persaudaraan” tuturnya.

Malam kita lanjutkan dengan Kaijo sebuah ritual lokal dan juga Tandak dari Rendu dipentaskan dalam Festival One Be. Ini panggung di mana leluhur kita menarasikan nasihat-nasihat bijak dalam tatanan hidup bersama, tenggang rasa dengan sesama dan juga merawat alam. Saat ini di mana kita mengalami kelangkaan satwa-satwa liar yang berakibat pada ketidakseimbangan ekosistem alam ini dengan berbagai dampak buruk.

“Ini semua bagian dari pesan Festival yang ingin kita sampaikan dan ini adalah Festival tahun pertama dan diikuti tahun-tahun berikutnya” ungkapnya.

Menurut Don Bosco, target Pemerintah Kabupaten Nagekeo adalah pada tahun ketiga Festival One Be ini sudah dapat dikemas dan dinilai oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sehingga bisa diangkat menjadi even nasional. “Tekad Pemerintah Kabupaten Nagekeo dan masyarakat ingin even One Be pada tahun ke empat sudah bisa menjadi even Nasional” tegas Don Bosco.



Exit mobile version