“Sudah lama kita tinggalkan, sehingga kami dari Dinas Pendidikan coba kolaborasi dengan sekolah, baik SD maupun SMP, untuk kita sama-sama hidupkan. Tahun ini yang kedua, tahun depan barangkali kami buat juga dua kali,” katanya.
Ia juga menyampaikan komitmen untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu agenda olahraga pelajar yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
“Biar anak-anak tahu bahwa setiap tahun Dinas Pendidikan, baik anggaran yang ada di kami maupun anggaran yang ada di sekolah, kita buat kegiatan ini sehingga bakat-bakat alam itu bisa muncul,” jelas Apris.
Terkait peserta, Apris menjelaskan bahwa sebagian peserta merupakan atlet yang masuk tiga besar dalam lomba lari yang sebelumnya dilaksanakan di tingkat kecamatan.
Selain itu, peserta juga dikirim oleh K3S dan MKKS setelah melalui proses seleksi di sekolah masing-masing.
“Jadi, setiap kategori itu kurang lebih ada 100 peserta. Tidak sama seperti yang kemarin, sampai SD itu 400 sampai 500. Kali ini rata-rata sekitar 100-200,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












