Panitia juga melakukan sejumlah pembenahan berdasarkan evaluasi penyelenggaraan sebelumnya, termasuk pengaturan peserta di garis start.
“Pengalaman adalah pelajaran yang berharga bagi kami. Insiden-insiden yang terjadi kemarin kami coba perbaiki. Kami berharap bisa lebih baik, termasuk di garis start kami sudah setting dengan baik. Mudah-mudahan masyarakat kita semua lebih tertib,” ujarnya.
Apris turut mengimbau kepala sekolah dan guru pendamping agar membantu mengarahkan peserta untuk mengikuti perlombaan secara tertib, terutama pada saat awal lomba.
“Saya tadi sudah imbau untuk para guru, kepala sekolah. Saya bilang kalau 20 sampai 30 meter pertama cukup jalan cepat saja dulu, nanti baru gas setelah itu. Ini sudah kami sepakati bersama,” imbuhnya.
Sementara itu, Program Kerja Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD, Stev Nai, menjelaskan bahwa panitia telah melaksanakan technical meeting sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan lomba.
Menurut Stev, peserta berasal dari perwakilan SD dan SMP se-Kabupaten TTS. Untuk tingkat SD, peserta dibagi dalam kategori putra dan putri.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
