Dia mengaku selama mengikuti proses pelatihan banyak hal yang mereka peroleh dalam kelas belajar ini yang kemudian jadi bekal dan modal dasar guna menjalankan usaha. “Program ini sangat bermanfaat dan membantu kami yang berada di sekitar Taman Wisata Danau 3 warna kelimutu” katanya.
Aris mengungkapkan banyak perubahan-perubahan yang terjadi, yang mana ke 20 peserta sudah memiliki prodak dengan kemasan yang bagus, memiliki legalitas usaha dan sudah bisa dipasarkan melalui market place atau media sosial yang ada.
Aris saat ini diketahui sedang merintis usaha perkebunan strawberry yang didesain menjadi Edu-ecowisata. Edu-ekowisata merupakan suatu bentuk pariwisata yang bertanggung jawab dengan memperhatikan konservasi lingkungan, melestarikan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat
Dia memaparkan, pengunjung datang sangat menikmati lanskap petakan sawah, spot foto bertuliskan Tik-tok dan kolam pemancingan dengan rumah berbentuk kerucut berbahan bambu lokal. Konsep yang dibuat tersebut sebagai strategi menarik pembeli berkunjung ke lahan Strawberry yang ia budidayakan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
