Presiden memberikan contoh di Australia, di mana produk-produk dalam negeri mereka selalu ditempatkan di posisi paling depan di sebuah mal.
“Di Australia seperti itu. Di Australia itu cara mainnya seperti itu, produk-produk dalam negeri taruh di paling depan kalau ada mal. Kenapa kita enggak tiru strategi-strategi yang bagus seperti itu?” katanya.
Selain itu, hal tersebut juga bisa menjadi satu strategi dari mal-mal untuk membantu pemerintah agar barang-barang impor tidak membanjiri Indonesia, terutama saat perang dagang terjadi seperti sekarang. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai produk buatan dalam negeri.
“Jadi sekali lagi, tolong kita mulai kecintaan kita terhadap produk-produk kita sendiri, terhadap produk-produk dalam negeri,” imbuhnya.
Oleh karena itu, kepada Ketua Himpunan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah, Presiden secara khusus memberikan dua tugas. Pertama, untuk bekerja sama dengan pemilik mal agar merek-merek lokal bisa menempati posisi-posisi strategis.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












