“Bagi teman-teman wartawan yang mau untuk KUR, silahkan ke Bank NTT karena kita sudah punya KUR sekarang 350 miliar, yang terbagi untuk pekerja migran 50 miliar. Jadi sekarang pekerja-pekerja migran asal NTT, silahkan berkomunikasi dengan Bank NTT karena ada KUR 50 miliar di sana. Dan 300 miliarnya itu untuk KUR baik itu untuk ultra mikro dan juga untuk usaha kecil menengah”, tegasnya.
Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengatakan RUPS membahas sejumlah agenda krusial. Mulai dari laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025, pemaparan rencana bisnis 2026, hingga perubahan status hukum perusahaan.
“RUPS digelar untuk membahas agenda strategis, baik dalam RUPS Tahunan maupun RUPS Luar Biasa,” ujar Charlie Paulus.
“Sekarang Bank NTT fokus, benar-benar untuk KUR. KUR harus jalan”, pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
