Mantan wartawan Victory News tersebut berharap kepada Pemda TTS dan DPRD TTS agar dapat memperhatikan kondisi longsor tersebut sebab, jika putus total masyarakat Desa Bonle’u akan terisolir.
Lebih lanjut Kades Megi mengatakan titik longsor di Kefanan jika tidak secepatnya ditangani maka akan mengalami putus total sehingga aktivitas masyarakat akan menjadi lumpuh total sebab tidak ada jalan alternatif lainnya.
“Satu-satunya jalan keluar melewati titik longsor Kefanan. Kalau mau lewat TTU ketika musim hujan tidak bisa karena banjir,”Ucapnya.
Sekalipun ada jembatan gantung yang dibangun oleh TNI Mako Satgas Pamtas RI/RDTL tapi hanya untuk kendaraan beroda dua.
Bahkan kata dia, di lokasi jembatan gantung juga ada longsor sehingga butuh penanganan cepat,”Ujarnya.
“Kalau di pinggir kali Noebesi dampaknya ke area persawahan masyarakat hingga pemukiman warga,”Ujarnya.
Sedangkan titik longsor di wilayah RT 007/RW 004 kata Megi, sudah putus total sehingga tidak bisa dilintasi oleh kendaraan beroda empat selain beroda dua. Tapi ketika melintasi titik longsor tersebut pengendara selalu berhati-hati.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
