“Kami berharap secepatnya ada penanganan sebelum putus total,”Ucapnya.
Untuk penanganan, Megi berharap kepada Pemda TTS agar longsor tersebut tidak berulang kali harus menggunakan Bronjong. Tapi teknisnya oleh Pemda TTS.
Sementara warga masyarakat Bonleu Adison Liem yang sedang berada area bencana Kefanan kepada media ini bahwa longsor yang terjadi di beberapa titik di desa Bonleu jika secepatnya tidak di tangani oleh pemerintah maka akan terancam putus total, dan jika sarana jalan yang terdampak longsor mengalami putus total maka akan berdampak pada perekonomian masyarakat desa Bonleu karena rata-rata hasil buminya diperdagangkan di pasar-pasar.
Sehingga harapan saya agar pemerintah kabupaten TTS dapat mengatasi longsor di beberapa titik jalan yang menjadi sarana penghujung desa Bonleu dengan kota kecamatan dan kabupaten. pinta Adison.
Selain Adiso, seorang pengusaha mudah yang berdomisili di desa Bonleu Wempi Boimau juga menyampaikan hal yang sama seperti Adison dan ia juga menambahkan bahwa jika sarana jalan yang terdampak longsor tidak secepatnya di perbaiki dan terjadi hujan terus menerus maka jalan akan terancam putus total sehingga hasil dagangan masyarakat Bonleu tidak bisa dijual ke pasar-pasar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
