Para Angota DPP pun bingung mau diapakan 80 lebih anggota tersebut. Namun, mereka tetap menegaskan kembali apa yang telah disampaikan oleh bapak uskup.
“Kami merasa tidak ada masalah dengan pernyataan bapak uskup. Sebagai orang tua, beliau berhak memberi peringatan kepada anak-anaknya dan itu baik sehingga kami harus selalu berhati-hati dalam melangkah maju”, jelas para senior
Saat itu, para senior THS-THM terus mendapat penguataan dari Rm. Agus Berek, Pr. Beliau menyatakan, “Jika kegiatan ini berjalan bersama Roh Kudus, apapun kesulitan yang kalian hadapi, dia akan tetap bertahan. Karena itu, biarkan waktu yang akan menjawabnya”.
Seiring berjalannya waktu, kegiatan THS-THM di Keuskupan Atambua bukan menjadi surut, malah makin berkembang. Mengapa THS-THM makin berkembang? Karena semua orang tua melihat perkembangan yang baik dalam diri anak-anaknya yang mengikuti THS-THM. Anak yang dulunya bandel dan tidak bisa diatur oleh orang tua, berubah total. Para orang tua pun menjadi bingung, dididik seperti apakan mereka sampai bisa berubah mejadi lebih baik? Itulah alasan yang membuat THS-THM semakin bertumbuh pesat di Keuskupan Atambua.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
