Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) di masyarakat, yang diharapkan mampu mengidentifikasi permasalahan sosial serta membantu pemberdayaan masyarakat desa secara aktif. Melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Belu.
Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, mengembangkan inovasi lokal, dan membangun kolaborasi dengan masyarakat desa dalam menggali potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) di wilayah perbatasan.
“Gunakan kesempatan ini untuk terus memperkaya wawasan, menjalin empati dengan masyarakat, serta membangun solusi yang kontekstual dan berkelanjutan,” pesan Lorentius.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan cenderamata dari pihak UGM dan Undana kepada Pemerintah Kabupaten Belu sebagai simbol kerja sama kelembagaan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












