Lebih jauh, Jeni memaparkan bahwa pengembangan produk unggulan di sekolahnya bersumber dari unit produksi yang dikelola melalui laboratorium kewirausahaan. Di sana tersedia berbagai fasilitas pendukung, termasuk mesin jahit. Berbekal sarana tersebut dan potensi yang dimiliki, pihak sekolah memutuskan untuk membuka jurusan baru, yaitu Tata Busana, pada tahun ini.
“Kami terpacu untuk mengembangkan potensi yang ada. Kami memiliki 10 unit alat tenun di sekolah, dan seluruh kain tenun dihasilkan langsung oleh tangan kreatif siswa. Dari bahan tenun tersebut, mereka mengkreasikannya menjadi berbagai produk bernilai jual, mulai dari kaos bermotif tenun yang telah dimodifikasi, pakaian luar (outer), tas, topi, hingga aksesori lainnya,” ungkap Jeni dengan bangga.
Selain produk berbasis tenun, identitas utama SMK Negeri Oelet juga diperkuat dengan beragam camilan khas yang disediakan melalui konsep kafe belajar. Di tempat ini, siswa tidak hanya belajar melayani, tetapi juga menyajikan aneka minuman dan makanan berbahan baku produk lokal daerah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
