“Kita berharap para wasit dapat tampil baik dan ke depan bisa mengikuti pelatihan lanjutan, sehingga dapat memiliki kesempatan untuk memimpin pertandingan di ajang PON,” ujar Sefrits.
Ia menjelaskan, PTMSI Kabupaten TTS saat ini memiliki sejumlah wasit dengan tingkatan lisensi yang berbeda. Wasit lisensi D tercatat sebanyak 10 orang, lisensi C sebanyak enam orang, sedangkan wasit dengan lisensi A berjumlah tiga orang.
Selain meningkatkan kapasitas wasit, PTMSI Kabupaten TTS juga turut berkontribusi terhadap kontingen tenis meja Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengikuti Kejurnas.
Empat atlet asal Kabupaten TTS masuk dalam kontingen tenis meja NTT dan dijadwalkan bertanding pada Kejurnas tersebut. Keempat atlet itu yakni Anjelo Roy Babys, Xandrina B. Babys, Gradi Hermanda Banunaek dan Griselda Putri Banunaek.
Sefrits berharap keempat atlet tersebut mampu tampil maksimal dan memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti pertandingan.
“Kita berharap empat atlet ini bisa tampil maksimal. Apapun hasilnya nanti, yang terpenting mereka sudah mendapatkan pengalaman bertanding di tingkat nasional,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












