MALAKA, NTT, Flobamora-News.Com 18 November 2025 – Kasus dugaan pembiaran terhadap ibu hamil, Adelia Bubu, di Puskesmas Sarina, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengungkap fakta yang memilukan. Keluarga korban menuturkan kronologi lebih rinci terkait lambatnya respons tenaga medis yang berujung pada meninggalnya bayi dan kondisi kritis sang ibu yang kini dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang setelah dirujuk dari Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun.
Keluarga korban mengungkapkan bahwa proses rujukan yang seharusnya dilakukan segera justru tertahan hampir 24 jam, tanpa adanya keputusan yang jelas dari dokter maupun Kepala Puskesmas.
Fredirikus Seran, salah seorang keluarga korban, menjelaskan kepada tim media pada Selasa (18/11/2025) bahwa Adelia mulai merasakan kontraksi pada Sabtu malam, 15 November 2025.
“Saat itu kami telepon ke puskesmas untuk meminta ambulans. Kami tiba di puskesmas Sabtu malam, tetapi pasien baru dirujuk ke RSPP Betun pada Minggu sore,” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
