Selain Irup, ada hal berbeda yang akan diterapkan dalam upacara HUT 17 Agustus tingkat Kabupaten Nagekeo tahun ini yaitu dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Lagu Indonesia Raya kata Dandim, jika mengikuti protokol yang sebenarnya adalah tidak bisa dinyanyikan oleh koor yang diiringi instrumen. Setelah upacara dilanjutkan dengan berbagai atraksi meliputi tarian kolosal bendera yang akan dibawakan oleh 100 pelajar dari SMAN 1 Aesesa membentuk formasi 78. Kemudian ada tarian perang, atraksi beladiri PS HT, anggota koor lagu-lagu perjuangan dari pelajar.
Selain atraksi ada juga penyampaian selamat dari Bupati Nagekeo termasuk pemberian piagam dan hadiah termasuk PNS terbaik termasuk aparat vertikal. Lebih jauh Dandim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan ambil bagian dalam upacara bendera 17 Agustus mendatang.
Dandim berpesan, sebagai anak bangsa kita juga harus bisa menghargai jasa para pahlawan dengan menjadi pahlawan bagi diri kita dengan berkarya, menghargai, menghadiri dan mengikuti selur rangkaian upacara bendera. “Saya harapkan masyarakat yang tidak ikut upacara mau hadir sehingga bisa meresapi rasa kebanggaan itu, meresapi rasa senang kita karena sudah merdeka, untuk memupuk rasa cinta kita terhadap bangsa dan tanah air” pungkasnya. (***)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












