“Revitalisasi Dekopin akan membuat koperasi dapat bergerak lebih lincah dan lebih segar apabila Dekopin atau apapun namanya nanti kita sebut, dipimpin oleh para pelaku koperasi dari generasi milenial,” tutup Panggabean.
Menanggapi hal tersebut, beberapa masyarakat yang ada di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Perbatasan RI-RDTL ikut mengapresiasi peluncuran buku tersebut. Salah satunya adalah Walde Siku, Warga Keluran Rinbesi, Kecamatan Atambua Selatan.
Menurut Salah satu Nasabah KSP Nasari Atambua itu mengatakan bahwa apa yang menjadi pemikiran penulis patut di apresiasi dan didukung demi mewujudkan rakyat Indonesia yang makmur dan berkeadilan secara ekonomi berdasarkan amanah Pancasila.
Dikatakan lebih lanjut bahwa salah satu pola Ekonomi kerakyatan sudah diterapkan oleh KSP Nasari. Akan tetapi, pola ekonomi kerakyatan yang sudah dilakukan oleh KSP Nasari ini akan menjadi lebih baik lagi apabila mendapat perhatian lebih dari pemerintah Pusat dalam masa pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di periode mendatang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
