Menurutnya, September menjadi bulan penting bagi umat karena setiap tahun terus dihayati peristiwa iman tentang Air Berubah Menjadi Anggur.
“Kita memang bukan saksi mata mukjizat ini, tetapi kita imani bahwa roh dan kuasa mukjizat ini terus kita rasakan sampai hari ini. Membangun iman, membangun spiritualitas, membangun cinta kita terhadap pelayanan gereja,” ujarnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh jemaat GMIT dan Persekutuan Doa untuk hadir bersama dalam perayaan tersebut.
“Dengan sukacita kami mengundang seluruh jemaat GMIT, seluruh Persekutuan Doa yang ada di Klasis SoE dan yang ada di teritori Timor Tengah Selatan. Mari ada bersama dengan kami dalam ibadah peringatan dan perayaan Air Berubah Menjadi Anggur yang akan dilaksanakan tanggal 24 sampai 26 September 2026 di Maranatha SoE,” ajaknya.
Ia berharap perayaan tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat iman, membangun relasi persaudaraan, serta mempersembahkan yang terbaik bagi kemuliaan Tuhan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
