Langkah tersebut dinilai penting agar proses pembahasan anggaran dapat dilakukan secara tepat waktu, terukur, dan memberikan ruang yang cukup bagi DPRD untuk melakukan pembahasan secara mendalam.
Nuansa Adat Rote Warnai Sidang
Hal menarik dalam pelaksanaan Sidang Paripurna III Tahun 2026 adalah penggunaan atribut dan busana bernuansa adat Rote oleh para peserta sidang.
Kehadiran unsur budaya tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap dalam forum resmi, tetapi juga menjadi simbol kecintaan terhadap daerah sekaligus penghormatan terhadap warisan leluhur masyarakat Rote.
Di tengah proses pembangunan dan modernisasi, penggunaan atribut adat dalam ruang pemerintahan menunjukkan bahwa pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan pelestarian identitas serta nilai-nilai budaya masyarakat.
Melalui Sidang III Tahun 2026, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao diharapkan terus memperkuat kemitraan dalam merumuskan kebijakan yang realistis, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Penyesuaian APBD bukan sekadar perubahan angka dalam dokumen keuangan daerah. Lebih dari itu, perubahan APBD menjadi momentum untuk memastikan setiap sumber daya yang dimiliki daerah dikelola secara tepat, efisien, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Rote Ndao.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
