SoE, Flobamora-News.com – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengambil langkah cepat dan tegas pasca insiden keracunan massal yang diduga akibat konsumsi makanan bergizi gratis (MBG) pada Jumat, 3 Oktober lalu. Hal ini disampaikan oleh Bupati Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H., dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Bupati pada, Senin 6 Oktober 2025.
Bupati TTS Eduard Markus Lioe, menyampaikan bahwa hasil evaluasi dan kebijakan penting sebagai bentuk komitmen mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Dalam penyampaiannya, Bupati yang kerab disapa Buce Lioe menekankan tiga langkah utama yang telah diputuskan pada rapat evaluasi pada Sabtu, 4 Oktober 2025, di Kantor rapat Bupati. Ketiga langkah tersebut adalah, penghentian sementara distribusi MBG dari Dapur Kota SoE 1
1. Pemerintah Kabupaten TTS secara resmi meminta koordinator wilayah makan bergizi gratis (MBG) Kabupaten TTS untuk menghentikan sementara pendistribusian paket makanan bergizi sekolah-sekolah dan posyandu yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Dapur Kota SoE 1). Penghentian ini berlaku sampai waktu yang belum ditentukan dan bertujuan untuk memastikan keamanan pangan serta mencegah risiko lebih lanjut terhadap kesehatan anak-anak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










