2. Selain itu, koordinator wilayah MBG juga diminta untuk melaporkan secara resmi peristiwa keracunan tersebut ke koordinator wilayah MBG Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari pelaporan ini adalah agar langkah-langkah pembenahan segera dilakukan terhadap operasional dan standar keamanan di dapur Kota SoE 1, tempat MBG yang diduga menjadi sumber keracunan diproduksi.
3. Bukan hanya itu namun Pemerintah Kabupaten TTS juga telah memerintahkan Satgas MBG Kabupaten TTS untuk meningkatkan intensitas monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap seluruh dapur MBG yang ada di wilayah Kabupaten TTS. Saat ini terdapat empat dapur MBG aktif, dan semuanya akan menjadi fokus pengawasan lebih lanjut untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan.
Bupati Buce menyampaikan bahwa langkah-langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakat, terutama anak-anak yang menjadi penerima program MBG.
Ia juga mengapresiasi kerja cepat seluruh pihak, termasuk tenaga medis, BPBD, Dinas Sosial, dan seluruh jajaran Forkopimda yang telah memberikan respon darurat secara maksimal.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










