Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan Kristen Tois Neno Pdt. Nelson Liem, M.Th kepada media ini bahwa tujuan dilaksanakannya fit and proper test yang pertama adalah kita mau regenerasi agar dilakukan pergantian kepala sekolah, karena mantan kepala sekolah SMK Kristen Soe, Drs. Bernadus Na’atonis sudah menjabat Enam (6) periode atau 34 tahun dan telah berusia 64 tahun, jadi perlu pergantian kepala sekolah.
“Selain itu alasan harus ada pergantian kepala sekolah karena tidak ada inofasi. Kami dari yayasan minta untuk uji kelayakan dan kepatuhan kepada semua teman-teman agar menjadikan sekolah industri sehingga bisa mandiri dan itu yang kami harapkan dari fit and proper test pada hari ini.
“Fit and proper test kami buka untuk umum dan siapa pun boleh ikut bersaing. Namun sampai dengan saat ini yang mendaftar hanya empat orang dan keempatnya adalah guru pada SMK Kristen Soe yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS)”, ujarnya.
“Keempat calon menunjukan yang terbaik dalam pemaparan visi dan misi dengan program-program unggulan”, jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












