Daerah  

Pemkot Impikan Festival Bose Se’i Lu’at Raih Rekor LePrID

Avatar photo
20180420 123237 1

KUPANG, Flobamora-news.com – Keberadaan Kuliner Lokal seperti Jagung Bose yang mulai kurang popular dan mulai jarang ditemukan dalam keseharian masyarakat Kota Kupang, sebagai akibat dari dampak perkembangan jaman, kemajemukan masyarakat kota Kupang dan banyaknya budaya luar yang masuk ke Kota Kupang maka Pemerintah Kota Kupang menyelenggarakan event FESTIVAL KULINER BOSE SE’I LU’AT (BSL) sebagai Upaya Pelestarian Nilai Budaya Timor.

Diselenggarakannya Festival BOSE SE’I LU’AT, masyarakat Kota Kupang diajak untuk tetap mengkonsumsi dan melestarikan hidangan khas daerah NTT yaitu JAGUNG BOSE, DAGING SE’I dan SAMBAL LU’AT agar tidak punah tergerus perubahan jaman.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore, sampaikan saat press conference kepada para awak Media Cetak, Elektronik dan Online di Ruang Garuda Kantor Walikota Kupang, Jumat/20 April 2018.

“Sekitar 20 ribu porsi Bose Se’i Lu’at disiapkan oleh Pemkot Kupang di arena Car Free Day “ terang Jefry Riwu Kore.

Diharapkan Festival BSL dapat mencapai rekor LePriD ( Lembaga Prestasi Indonesia Dunia) yang sebelumnya dikenal dengan MURI (Museum Rekor Indonesia)

“Tujuan Festival BSL untuk melestarikan pangan lokal, memperhatikan jagung bose sebagai pelestarian Budaya timur “ tambah Jefry.