TTS, Flobamora-News.Com — Aktivis Besi Pae, Nikodemus Manao, menilai kinerja Inspektorat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) semakin buruk dan tidak menunjukkan ketegasan dalam menangani persoalan dugaan penyimpangan di Desa Spaha.
Menurutnya, polemik yang hingga kini terjadi di Desa Spaha terkait belum dikeluarkannya Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Inspektorat TTS menjadi bukti lemahnya penegakan hukum dan pengawasan di daerah tersebut. Ia bahkan menilai adanya kesan tebang pilih dalam proses penanganan kasus yang menyita perhatian masyarakat itu.
Melalui siaran pers yang diterima media, Senin 18/05/2026 Nikodemus Manao menyampaikan dugaan adanya pihak-pihak tertentu yang diduga melindungi Kepala Desa Spaha sehingga Inspektorat TTS dinilai tidak berani mengambil langkah tegas.
“Saya menduga ada kerja sama antara Inspektorat dengan Kepala Desa Spaha, atau ada penguasa yang membekingi sehingga Inspektorat tidak memiliki keberanian untuk segera mengeluarkan LHP,” tegas Nikodemus.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












