“Ebenhaezer berarti sampai di sini Tuhan menolong. Saya ingin menambahkan, sampai kapan pun Tuhan tetap menolong. Pertolongan Tuhan tidak pernah berhenti bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya,” ujarnya.
Bupati mengingatkan bahwa kemegahan sebuah gedung gereja akan memiliki arti apabila diiringi dengan kehidupan rohani jemaat yang terus bertumbuh. Karena itu, ia mengajak seluruh warga jemaat untuk tetap setia mengikuti ibadah dan aktif membangun persekutuan, bukan hanya bersemangat saat proses pembangunan berlangsung.
Menurut Yosef, keberhasilan pembangunan rumah ibadah sangat bergantung pada semangat gotong royong seluruh jemaat. Ia berharap komitmen yang telah dibangun sejak peletakan batu pertama tetap terjaga hingga pembangunan selesai.
“Pembangunan gereja tidak boleh hanya semangat di awal. Kalau hari ini kita sepakat membangun, maka sampai selesai kita juga harus tetap sepakat. Jangan ketika pembangunan berjalan, satu per satu mulai menghilang. Kekuatan kita ada pada kebersamaan,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










