Lebih lanjut, dalam kaitan dengan penelitian ini, dijelaskan garis besar pelaksanaan Pengamanan Perbatasan RI-RDTL.
” Korem 161/Wira Sakti sebagai Komando Pelaksana Operasi Pengamanan Perbatasan RI-RDTL selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan unsur pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya. Satgas yang ada di perbatasan yaitu Sektor Timur dan Sektor Barat serta Satgas Teritorial”, jelas Danrem 161/Wira Sakti
Dalam penelitian ini, LPPM Universitas Pertahanan menggunakan metode wawancara, kuisiomer dan studi dokumen.
Sedangkan tujuannya adalah memperoleh data awal tentang pengelolaan Pengamanan Perbatasan RI-RDTL dalam meningkatkan sistem pertahanan negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,khususnya di Kab Belu
Adapun tempat penelitian adalah di Makorem 161/Wira Sakti, Kantor Gubernur NTT, Universitas Nusa Cendana, Kodim 1604/Kupang, Kodim 1605/Belu, Kantor Bupati Belu, Kodim 1618/TTU, Kantor Bupati TTU dan Satgas Pamtas RI RDTL.
Sebagai Narasumber dalam penelitian yang rencana akan dilaksanakan selama beberapa hari kedepan ini adalah Gubernur NTT, Danrem 161/Wira Sakti, Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Masyarakat Pemprov NTT, Kepala Dinas Statistik Pemprov NTT, Dekan Fisip Universitas Nusa Cendana Kupang dan beberapa pejabat lain yang terkait dengan Perbatasan RI-RDTL.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
