Ia menjelaskan, karena waktu sudah sore dan kegiatan rapat tidak jadi dilaksanakan, sejumlah perangkat desa kemudian membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.
Namun, setelah itu, perangkat desa disebut menghubungi dirinya dan menyampaikan adanya dugaan keributan yang dilakukan oleh PJS Kepala Desa Olais di depan kantor desa.
“Pada malam harinya, perangkat desa menginformasikan kepada saya tentang kelakuan PJS Kepala Desa yang diduga memaki-maki mereka dan membuat keributan di depan kantor desa hingga meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Selain diduga mengeluarkan kata-kata makian, PJS Kepala Desa Olais juga disebut hampir menabrak warga dan anak-anak yang berada di sekitar lokasi kejadian. Peristiwa tersebut disebut terjadi di area sekitar jalan umum di depan Kantor Desa Olais.
Akibat kejadian itu, sejumlah orang tua mengaku merasa tidak nyaman dan khawatir terhadap keselamatan anak-anak mereka. Bahkan, berdasarkan keterangan warga, beberapa anak yang berada di lokasi kejadian disebut mengalami ketakutan akibat situasi tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
