Dugaan Korupsi Dana Desa Kabuna Masih Di-PHP-in Polres Belu

Avatar photo
images 19

“Ini jenis mata anggaran dalam pelaporan yang menurut kami tidak jelas dan yang dimasukkan dengan sengaja untuk membuka peluang korupsi,” tegasnya.

Lalu kegiatan sepak bola pada Turnamen Kabuna CUP yang menelan anggaran sebesar Rp. 77.503.000. Padahal kepada panitia penyelenggara hanya diberikan uang senilai Rp. 25.000.000. Hal ini menimbulkan kecurigaan dan ternyata ada manipulasi pada pos-pos olahraga yang lain seperti kegiatan mengikuti turnamen di kecamatan 2018 yang secara riilnya tidak ada, tranportasi untuk kegiatan olahraga, serta ada juga pelatihan wasit dan juri.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Diduga juga ada terjadi penyimpangan terhadap Bumdes selama tiga tahun anggaran sebesar 400 juta yang dimana pada tahun 2016 sebesar 200 juta Rupiah, 2017 senilai 50 juta Rupiah dan tahun 2018 memakan anggaran 150 juta Rupiah.

“Kami menduga adanya kerjasama antara pemerintah Desa, pendamping Desa, dan bisa jadi pemerintahan Kabupaten. Kami tidak membenci siapa-siapa, tapi kami ingin pertanggungjawabkan secara transparan terhadap penggunaan uang bagi masyarakat di desa Kabuna. Kami hanya ingin dengan adanya bantuan Dana Desa dari tahun 2015 dapat merubah wajah Desa dan bukan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu. Kami sangat berharap pihak berwajib untuk membuka kerjasama ini,” tutur Yan.