Dugaan Korupsi Dana Desa Rp432 Juta Raib, Volume Rabat Kurang,  Semua Keuangan Dikelola Istri Kepala Desa

IMG 20251215 215909

Kolbano Flobamora-News.Com Kekhawatiran masyarakat Desa Spaha, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), semakin menguat terkait dugaan penyelewengan dan korupsi dana desa sebesar Rp432.588.000 yang dialokasikan untuk pembangunan rabat beton tahun 2024. Proyek yang direncanakan sepanjang 2 kilometer ternyata hanya terealisasi 1.660 meter, dengan kualitas material yang sangat buruk sehingga jalan sudah rusak berat hanya 4 bulan setelah penyelesaian. Lebih lanjut, warga mengungkapkan bahwa semua keuangan proyek tersebut dikelola oleh istri Kepala Desa.

 

 

Pembangunan rabat beton yang berjalan sejak 1 September 2024 hingga April 2025 direncanakan memiliki lebar 1,5 meter, terbagi rata 1 kilometer di Dusun I dan 1 kilometer di Dusun II. Namun, pantauan awak media dan keterangan warga menunjukkan realisasi yang jauh dari perencanaan.

 

“Salah satu warga, Anderias Taneo, menjelaskan kepada media pada Minggu (14/12/2025) bahwa di Dusun II hanya dibangun sekitar 740 meter – tersisa 260 meter. Di Dusun I, dari rencana 1 kilometer, yang dikerjakan hanya 920 meter – masih kurang 80 meter,” ungkap sumber di lokasi.

Baca Juga :  Amanuban Barat,Flobamora-News.Com || Selasa, 25 November 2025 – SMP Negeri Liman, yang terletak di Kecamatan Amanuban Barat, menjadi saksi bisu perayaan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2025 yang penuh haru dan keakraban. Dengan mengusung tema "Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas," perayaan kali ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum untuk mempererat tali persaudaraan antara guru, siswa, dan seluruh elemen pendidikan di sekolah tersebut. Rangkaian acara dimulai dengan upacara bendera yang khidmat, diikuti dengan pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol syukur atas perjalanan panjang PGRI dalam mencerdaskan anak bangsa. Kehadiran perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS semakin menambah semarak acara. Beliau hadir untuk membuka secara resmi pentas seni yang telah dipersiapkan dengan matang oleh siswa-siswi SMP Negeri Liman. Camat Amanuban Barat juga turut hadir memberikan dukungan moral dan apresiasi kepada para guru dan siswa. Pentas seni menjadi puncak perayaan, menampilkan beragam kreativitas dan bakat siswa. Mulai dari pembacaan puisi yang menyentuh hati, pidato yang membangkitkan semangat nasionalisme, tarian daerah yang mempesona, hingga tarian kreasi dan modern dance yang enerjik. Tidak ketinggalan, fashion show dengan busana-busana unik hasil daur ulang juga turut memeriahkan suasana. Pameran hasil karya siswa dari berbagai mata pelajaran menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras mereka dalam mengembangkan potensi diri. Paduan suara antar kelas dengan lagu-lagu perjuangan dan nasionalisme menjadi penutup yang syahdu, diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMP Negeri Liman dengan penuh semangat. Kepala Sekolah SMP Negeri Liman, Marwina I. Banamtuan, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Beliau juga menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda. Sebagai simbol dibukanya pentas seni, Ibu Marwina didampingi oleh ketua komite, perwakilan Camat Amanuban Barat, pengurus PGRI, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta para guru dan siswa, melakukan pelepasan balon ke udara. Momen ini menjadi simbol harapan dan cita-cita luhur untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten TTS melalui kehadiran Camat Amanuban Barat dan Dinas P dan K TTS menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. Hal ini diharapkan dapat memotivasi para guru untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi siswa-siswinya. Yusni Tauho, siswa kelas tiga SMP Negeri Liman, dengan penuh semangat menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat ulang tahun kepada PGRI dan seluruh guru. "Guru-guru kami adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Berkat bimbingan dan kesabaran mereka, kami bisa meraih mimpi dan cita-cita. Selamat Hari PGRI dan Hari Guru Nasional, semoga guru-guru kami selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus mendidik kami," ujarnya dengan mata berkaca-kaca. Perayaan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional di SMP Negeri Liman tahun ini tidak hanya menjadi ajang pesta dan hiburan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan peran penting guru dalam membangun bangsa. Semangat kebersamaan dan keakraban yang terjalin antara guru dan siswa menjadi modal berharga untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.( marfin)


Exit mobile version