Festival Feset Tohalat Mollo, Ikhtiar Desa Tune Melestarikan Budaya dan Menjadi Destinasi Wisata Unggulan

Avatar photo
Reporter : Yor Tefa Editor: Redaksi
IMG 20260717 WA0157

Penyelenggaraan festival mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi NTT sebesar Rp20 juta, Yayasan Pikul Kupang sebesar Rp500 ribu, serta swadaya masyarakat yang menjadi kekuatan utama terlaksananya kegiatan tersebut.

Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa festival tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan penguatan identitas masyarakat Mollo.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kecamatan Tobu. Camat Tobu, Fondri Tapatab, menegaskan bahwa pemerintah akan menetapkan Festival Feset Tohalat Mollo sebagai agenda tahunan resmi kecamatan.

Menurutnya, pemerintah akan terus memfasilitasi penataan lokasi kegiatan, melengkapi sarana pendukung, serta membantu memperluas akses pemasaran produk-produk masyarakat agar manfaat ekonomi festival semakin dirasakan warga.

“Kami mengakui dan menetapkan festival ini sebagai agenda rutin resmi kecamatan dengan jadwal tetap setiap tahun agar tradisi ini terus hidup dan diwariskan kepada anak-anak kita. Yang sudah baik akan kita jaga, sementara yang masih kurang akan terus kita perbaiki bersama,” katanya.