Hal senada juga diungkapkan oleh Aprianus Hale. Menurutnya, tarik ulur terkait polemik SK Teko 204 orang guru tersebut dikarenakan adanya kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Karena itu, Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Belu tidak akan segan untuk mengungkap adanya indikasi tersebut.
Bupati Belu, Willybrodus Lay yang ditemui media ini beberapa waktu lalu (21/9/2019) menuturkan bahwa dirinya telah meminta kepada Tim Baperjakat agar segera meninjau kembali SK Teko 204 orang guru.
Dikatakan, bahwa dirinya meminta Tim Baperjakat Kabupaten Belu untuk meninjau kembali lantaran ada kejanggalan pada SK Teko tersebut. Menurutnya, SK Teko seharusnya diberikan kepada buru-buru honor sesuai dengan lama mengabdi, bukan sesuai dengan kebutuhan.
Akan tetapi, pada SK Tersebut terdapat beberapa nama yang berada di luar nama-nama yang telah direkomendasikan oleh Inspektorat sesuai dengan hasil verifikasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
