“Hari ini kita semua hadir di tempat ini menyambut emas tanggal 2 nanti, untuk kita saya mengajak kepada kita semua baik yang sudah hadir maupun yang belum mari kita meriahkan pesta emas SDI Madambake” ajaknya.
Berdiri Kokoh di tanah Goto Gomi Watu Medo Me’a
Mengenakan busana adat Nagekeo lengkap dengan parang dililitkan di pinggang, Thomas Tiba Owa maju ke depan menyampaikan sambutan. Thomas adalah tokoh masyarakat Nangaroro yang menyerahkan tanah dimana bangunan SDK Madambake didirikan pada tahun 1974 silam.
Mantan anggota DPRD Provinsi NTT ini menyebut bahwa tanah lokasi dibangunnya SDI Madambake dalam istilah masyarakat adat Ndora Tanah Goto Gomi, Watu Medo Me’a artinya tanah warisan yang sudah dikuasai oleh keluarga tertentu, warisan leluhur mereka, bukan tanah suku secara menyeluruh.
“Ini tanah warisan leluhur kami, dulu diserahkan saja secara lisan, maka berdiri sampai hari ini sudah mencetak ribuan generasi” ungkap Thomas Tiba.
Oleh sebab itu, Thomas Tiba mengajak semua elemen masyarakat terutama pegiat Pendidikan untuk ikut ambil bagian dalam mendukung geliat pembangunan sumber daya manusia khususnya mendukung agar SDI Madambake tetap eksis mencerdaskan generasi bangsa di masa-masa yang akan datang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
