Selain penambahan jadwal pengiriman ia juga mengusulkan adanya perjalanan khusus untuk mengangkut BBM ke Rote Ndao sehingga distribusi tidak terlalu bergantung pada pembagian rute dengan daerah lain.
Agen BBM Non-Subsidi Diminta Diberi Ruang
Sebagai upaya lain untuk mengatasi persoalan pasokan, Denison mendorong agar distribusi BBM non-subsidi melalui agen diberikan ruang yang lebih luas termasuk dalam hal wilayah pelayanan.
Menurutnya semakin banyak jalur distribusi yang tersedia semakin besar pula peluang untuk menjaga ketersediaan BBM di tengah masyarakat.
Meski demikian ia menekankan bahwa perluasan distribusi tersebut harus tetap disertai pengawasan pemerintah, khususnya untuk menjaga kewajaran harga dan mencegah terjadinya penyimpangan dalam penjualan.
“Kita pakai hukum pasar. Semakin banyak minyak beredar pasokan makin aman. Pemerintah tinggal mengontrol harganya agar tetap sesuai dengan HET. Agen non-subsidi jangan dibatasi bila perlu siapkan trip khusus pengangkutan untuk mereka,” ujarnya.
Pemkab Didorong Miliki Kapal Pengangkut BBM Sendiri
Tidak hanya menawarkan solusi jangka pendek, Denison juga mengusulkan langkah strategis untuk mengatasi persoalan distribusi energi dalam jangka panjang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








