Sementara itu buruh tukang yang namanya tidak mau disebut menjelaskan bahwa pekerjaan fisik plat deker terletak di RT 11, RW 05 Dusun 03 Desa Oesao Kecamatan Kupang Timur itu benar kami yang kerjakan.
Ditambahkannya bahwa pekerjaan deker ini kami kerja sesuai dengan bahan yang telah disediakan oleh pemborong. Sedangakan untuk Rapnya kami tidak tahu.
“Bahan-bahan yang kami gunakan besi 10 mm ada 10 batang, besi 8 mm tidak ada, yang ada besi 6 mm tiga batang itupun tidak terpakai karena terlalu kecil, besi 6mm masih ada di kepala tukang punya rumah, semen 25 zak yang terpakai 23, 5 zak semen yang sisa kami tidak tahu”, ungkapnya.
“Sedangkan untuk bahan seperti pasir Satu ret, tripleks 4 mm Dua lembar, terpal air Satu, batu pecah Dua kubik terpakai Satu kubik sisanya masih ada di tempat kerja. Untuk paku, kayu tongkat dan sekop tidak ada”, tegasnya.
Pihak Kepala Desa Oesao yang dihubungi melalui telpon genggam menjelaskan bahwa pekerjaan fisik deker di RT 11, RW 05 Dusun 03 dikerjakan sesuai hasil rapat bersama dengan warga. Pekerjaan teknis itu nanti ditanyakan kepada TPKnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
