TTS,Flobamora-News.Com || Kepala Sekolah SD Inpres Tubuhue, Nimrod Fallo, memberikan klarifikasi tegas terkait kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Ketua ARAKSI NTT, Alfred Baun. Ia menegaskan, uang sebesar Rp15 juta yang diserahkan bukanlah pemberian sukarela atau “berkat”, melainkan hasil permintaan yang dilakukan berulang kali.
Di temui awak media kamis 30/05/2026 kepsek SD Inpres Tubuhue .Nimrod Fallo pertemuan awal pada Senin pagi, 2 Maret 2026, berjalan normal. Alfred Baun datang bersama dua orang rekannya dan menanyakan progres pekerjaan di sekolah yang saat itu masih berjalan. Namun situasi berubah drastis pada sore harinya.
“Sore harinya Pak Alfred menelepon Bendahara Sekolah, Bapak Yos Saluk, dan meminta saya serta bendahara segera datang ke rumahnya. Saat itu hujan deras, tapi kami tetap paksa berangkat,” cerita Nimrod.
Di rumah Alfred, pembicaraan kembali membahas pekerjaan. Namun, ada kalimat yang membuat pihak sekolah bingung dan merasa tertekan.
“Beliau bilang supaya ‘kasus tidak naik-naik’ (diberi sesuatu agar masalah tidak berkembang). Kami bingung kasus yang mana, padahal pekerjaan saja masih berjalan. Karena saat itu kami tidak membawa uang, kami bilang besok ambil dulu di bank,” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
