Nagekeo, FlobamoraNews.com Memprihatinkan! Begitulah kehidupan masyarakat Kampung Keliwatuwea, Desa Keli, Kecamatan Keotengah, Kabupaten Nagekeo. Pasalnya, di kampung berpenduduk 53 Kepala Keluarga ini belum ada listrik .
Jika malam tiba, kampung tersebut gelap gulita, sunyi senyap. Yang terdengar hanya lolongan anjing bikin merinding. Di dalam rumah, aktivitas warga pun terbatas. Itu karena mereka hanya mengandalkan lampu minyak tanah berbahan blek bekas atau mereka menyebutnya dengan nama Lampu Pelita. Lampu ini juga yang dipakai oleh anak-anak usia sekolah saat belajar atau mengerjakan PR, serta penerangan saat tidur malam.
Meski ada sebagian warga yang sudah menggunakan genset dan pembangunan listrik tenaga surya (PLTS) akan tetapi warga mengaku belum itu semua belum memenuhi kebutuhan penerangan yang memadai seperti PLN.
Warga Keliwatuwea selama ini sudah berupaya menyampaikan keluhan ini kepada pemerintah dengan berbagai cara baik melalui Musrenbangdes maupun proposal. Akan tetapi hingga hari ini belum ada tindak lanjut dari Pemerintah. Padahal, selain penerangan rumah warga, di Keliwatuwea juga terdapat fasilitas umum seperti Sekolah dan Rumah ibadah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












