Selain kepentingan, Persena mengikuti turnamen Soeratin Cup, banyak pihak yang menduga, upaya Kanis yang sedemikian getolnya menggulingkan Indra dari kursi Ketua Askab disinyalir merupakan aksi balas dendam karena kalah dalam pemilihan Ketua Askab melawan Indra pada 2021 lalu. Kanis ingin merebut kursi kepemimpinan Askab PSSI dari Indra. Manufer Kanis Laking pun sukses.
Namun, dugaan tersebut meleset tatkala pria asal Danga Au tersebut dengan legowo menolak namanya masuk dalam bursa calon Ketua Askab pada KLB yang dilaksanakan siang tadi. “Orang berpikirnya itu saya ambisi jadi ketua, sebenarnya tidak kita ini hanya ingin menyelamatkan sepakbola Nagekeo yang mana selama ini tidak bisa diurus oleh pengurus Askab sebelumnya” ungkap Kanis saat diwawancarai Flobamoranews di sela kegiatan KLB.
Dalam daftar kepengurusan baru Kanis Laking dipercayakan menjabat sebagai Komite Eksekutif (Exco) bersama dengan lima anggota lainnya. Dia kemungkinan besar menggantikan posisi Anton Moti atau Isidorus Goa anggota Esco sebelumnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












