Mengais Rejeki di Bawah Terik Matahari

20190322 220547 scaled

Penghasilan dia sehari-hari itu cukup untuk biaya dia makan seorang diri, istrinya dan anak-anaknya.

Selain tambal ban dia juga menjual ban bekas dengan harga Rp. 40 Ribu ini juga bisa menambah penghasilan. Ujarnya

Dia juga menabung uang pendapatannya, untuk masa depan anak-anaknya nanti. Sehari om Pace bekerja sejak pukul 11.00-21.00 WIB. Bila badam tak sehat, baru libur.

Menjadi tukang tambal ban ada juga pengalaman tidak enaknya, yaitu saat dituduh sebagai yang menebar paku atau sengaja membolongi ban. Kadang ada pelanggan mau tambal ban tapi karena tempatnya terbuka dan panas terik maka pelanggan mencari tambal ban yang lain.

Dia berharap Pemerintah dapat membantu agar dapat melayani masyarakat dengan tambal ban yang dia miliki saat ini. (Robert)

Komentar Anda ?



Exit mobile version