“Sudah sejak 2018 dia sudah pindah di Kupang sini mulai sudah tidak betul. Hubungan kami tidak baik-baik lagi, dan sejak saat itu pula ia mulai tidak memberikan dukungan ekonomi apapun untuk saya dan anak-anak. Kondisi ini membuat kami sangat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari seperti makanan, pendidikan anak-anak, dan biaya kesehatan,” jelasnya dengan nada sedih.
Welmince menambahkan bahwa saat ini suaminya telah tinggal di lokasi terpisah dan tidak lagi berada bersama dirinya serta anak-anak. Ia mengaku merasa diperlakukan tidak sesuai dengan hak-haknya sebagai istri dan ibu rumah tangga.
“Tidak bersama saya dan anak-anak sama sekali. Belum lagi, kami jarang sekali mendapatkan kabar darinya atau kesempatan untuk bertemu langsung. Jadi mau dibilang ini kami diperlakukan bukan manusiawi lagi, seolah-olah kami bukan bagian dari keluarganya,” ungkapnya.
Peristiwa baru yang menjadi sorotan terjadi ketika Welmince berusaha mendatangi lokasi yang diduga menjadi kediaman baru suaminya. Tempat tersebut tampak memiliki kios di bagian depan bangunan. Saat kedatangan Welmince di lokasi tersebut, terjadi bentrokan atau cekcok yang melibatkan beberapa pihak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
