Data ini perlu dipastikan karena dalam waktu dekat sudah dilakukan pembangunan. Harapannya, program yang menelan dana Rp 900 M ini dapat berjalan aman dan lancar serta pembangunannya tepat waktu.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu kepada kepada Wartawan mengatakan, dengan adanya progrm transmigrasi dapat menjadi lokomotif perubahan yang dapat membawa masyarakat Malaka keluar dri ketertingalan. Program ini dapat berimplikasi pada peningkatan pembangunan dan ekonomi.
Karena selain membangun rumah untuk warga juga dibangun jalan, embung, lahan usaha, sarana air bersih dan kantor.
Menurut Vinsen, tahun 2019 dibangun 75 unit rumah permanen tipe 36.
Sedangkan sisanya 284 unit akan diusulkan lagi tahun 2020 dalam rakor nasional di Bengkulu Febuari mendatang.
Sasaran penerima manfaat adalah masyarakat lokal yang selama ini belum memikili rumah. Jelas Vinsen
Sampai saat ini pelaksanaan program tersebut tidak tidak menemukan adanya kendala.
Masyarakat sangat merespon baik program tersebut. Diharapkan kepada masyarakat dan unsur lainnya untuk saling mendukung karena program pengembangan ini pertama kali dibuat di Malaka. (Radar perbatasan.con).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












