“Kawasan ini memiliki potensi
besar untuk melalui skema dikembangkan transmigrasi, baik dari sisi sosial, ekonomi, ekologis, maupun kelembagaan. Sementara itu, Kecamatan Mauponggo dan Keo Tengah sudah tidak memiliki lahan yang cukup” bebernya.
Pemerintah Kabupaten Nagekeo berkomitmen mendukung penuh kegiatan ini-dari koordinasi, fasilitasi, hingga pelibatan masyarakat. “Kami percaya, rekomendasi dan strategi yang dihasilkan akan menjadi pijakan penting dalam pengembangan korporasi masyarakat dan hilirisasi komoditas unggulan daerah” ujarnya.
Ketua Tim 2 Ekspedisi Patriot, Dr. Ir. Sofiatin, S.Hut, M. Si, menjelaskan bahwa ITB merupakan salah satu Universitas yang bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk melakukan kajian dan penelitian lapangan yang mana hasilnya nangi direkomendasikan ke Kementerian.
Dalam implementasinya, Ekspedisi Patriot ini dibagi dalam dua tim yang masing-masing berperan mengevaluasi kehidupan sosial ekonomi masyarakat serta desain pengembangan komunikasi. Mereka akan berada Nagekeo kurang lebih empat bulan ke depan melalui penelitian dan kajian serta pengumpulan data-data.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












