Proses pemungutan suara tidak hanya melibatkan jajaran guru, staf tata usaha, dan seluruh siswa, melainkan juga mengikutsertakan orang tua murid serta pengelola kantin sekolah.
Kehadiran Orang Tua: Pelibatan orang tua menghadirkan rasa bangga tersendiri bagi keluarga. Kehadiran mereka memberi dorongan moral bahwa anak-anak mereka sedang belajar mengambil peran penting dalam organisasi.
Keterlibatan Pengurus Kantin: Petugas dan pengelola kantin diajak menyalurkan suara sekaligus menyampaikan usul dan saran konstruktif kepada pengurus OSIS terpilih.
”Siapa saja yang menjadi warga sekolah, kami undang semua. Setiap unsur yang ada di sekolah ini dilibatkan secara aktif,” tegas Verlinda.
Membentuk Jiwa Besar dan Bekal Masa Depan
Kompetisi tentu melahirkan pemenang dan kandidat yang belum terpilih. Namun, panitia menekankan bahwa seluruh kandidat yang berhasil mencapai tahap akhir merupakan putra-putri terbaik sekolah yang telah menunjukkan jiwa kepemimpinan luar biasa.
”Dalam kompetisi pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Namun, ketiga calon ini adalah kandidat-kandidat terbaik. Mereka sudah mendarmabaktikan diri untuk mau memimpin, yang artinya mereka memiliki jiwa besar dan komitmen untuk sekolah ini,” tambah Verlinda.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
