Friderica menegaskan bahwa kemajuan teknologi digital yang memberikan berbagai kemudahan harus disikapi dengan kewaspadaan, karena di balik peluang tersebut juga terdapat berbagai risiko keuangan, mulai dari penipuan (scam ) hingga aktivitas keuangan ilegal.
Ia menyampaikan bahwa kemampuan mengelola keuangan merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki setiap individu. Kecerdasan dan karier yang baik tidak akan memberikan manfaat optimal tanpa didukung pengelolaan keuangan yang sehat, sehingga literasi keuangan perlu ditanamkan sejak usia dini.
Lebih lanjut, Friderica mengajak para siswa Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara untuk berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu peningkatan literasi keuangan di masyarakat.
Sementara itu, Kepala Sekolah Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara M. Imam Gogor Agnie Aditya, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Otoritas Jasa Keuangan dalam mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan siswa. Penguatan pemahaman keuangan dinilai penting dan diharapkan dapat mendukung pembentukan karakter disiplin, integritas, dan kemandirian siswa sebagai calon pemimpin bangsa di masa mendatang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












